Sebuah kejujuran itu "...." sekali??? kata apa yang pantas untuk mengisi "..." itu??? banyak diantara kita terkadang menyianyiakan kejujuran , dan mengkhianati apa yang menjadi janji kita sendiri.
Saat ini kejujuran sudah bisa dibeli dengan uang. meskipun tak semua orang mau kejujurannya dibeli, tapi saya bisa mengaktegorikannya "banyak". Banyak sekali orang yang denga rela menyerahkan kepemilikan berharganya itu demi selembar atau mungkin berlembar-lembar rupiah. Ato mungkin hanya selembar, tapi selembar CEK!!!
Sepertinya sekarang "menjual kejujuran" sudah menjadi sebuah tradisi bangsa ini. Kenapa tidak sekalian saja bikin "WARJU" (maaf yang punya nama ini) alias 'warung kejujuran'. Dimana kejujuran siap diperjualbelikan. Bukannya sekarang pengangguran semakin merajalela. ya kan? buka saja lowongan untuk siapapun yang siap untuk menjual kejujurannya!!! biar mereka dapat pekerjaan!!! hah??? itu kalau mereka mau. Sebab, saya yakin masih banyak juga orang yang tak mau menjual kejujurannya hanya demi recehan, lembaran.
mereka lebih menghargai penghormatan yang tulus. dari pada lembaran yang bisa habis semalam. sedang penghormatan yang tulus akan hadir di jiwa mereka. Tumbuh dan akan memberikan inspirasi-inspirasi ke depan...
bagaimana???
Tulisan ini saya buat bukan karena saya ini mengaku diri saya "bersih dan jujur". Justru karena saya pernah "berkhianat" makanya saya mau berbagi. Saya berkhianat kepada teman saya sendiri. seorang yang oleh hati saya diunggulkan, ditauladani. maaf teman....
sekarang saya dan dia "tak saling kenal" lagi.
terima kasih atas pelajaran berharga ini.
Terkadang kejujuran itu pahit, tapi akan lebih pahit lagi orang yang merasa dikhianati oleh kita. Sungguh, itu sebuah hal yang saling bergantung tapi tak dapat dibandingkan satu sama lain. mereka berkaitan, tapi kedua-duanya tak dapat dibandingkan. karena yang menjalankan keduanya berbeda. satunya mengikuti nurani, sedangkan yang satunya lagi nafsu manusia. itu jelas berbeda. tapi mereka bergantung...
Untuk pengkhianatan kecil seperti ini aku harus kehilangan seorang teman yang insyaallah bisa kuajak berdiskusi dan bekerjasama tentang takwa kepada Allah. ^betapa meruginya...^ apalagi kejujuran-kejujuran lain yang lebih dari itu. bukan bermaksud menghakimi, tapi ini logika.
"ta'aawanu 'alal birri wattaqwaaa"
ini yang menjadi pedoman kita untuk membina kerja sama dengan orang lain. tapi yang seperti apa? (kita bahas lagi di bahasan selanjutnya, insyaallah)
kejujuran adalah sebuah hal yang mahal???
tidak!!!! tidak Ada kata mahal untuk kejujuran,,,, """"KARENA KITA TAK PERNAH BERNIAT UNTUK MENJUALNYA""""
iya kan???
_lintang.smart19@gmail.com_
untuk orang-orang yang pernah aku khianati, aku Mohon Maaf...
Selasa, 04 November 2008
Langganan:
Postingan (Atom)
